Cara Melatih Kelinci untuk Tidak Pup Sembarangan

Kelinci adalah hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan, seperti hal nya hewan peliharaan lain, kelinci juga dapat dilatih untuk berinteraksi dengan pemiliknya, tidak hanya bermain. Kita juga dapat melatihnya agar lebih jinak dan tidak buang air besar dan air kecil sembarangan.

Cara melatih buang air besar

  • Siapkan tempat penampungan kotoran

Hal pertama yang perlu disiapkan adalah kotak untuk tempat buang kotoran, yang dangkal dan mudah dijangkau kelinci, anda bisa menggunakan kotak kardus dari karton atau dari besi. Atau dapat juga menggunakan nampan dengan ukuran sedang.

Setelah itu beri alas pada kotak penampungan tersebut menggunakan koran, menggunakan koran akan lebih efektif dan efisien menyerap pipis, dan lebih mudah dibuang ketika terkena pup. Jangan lupa beri jerami/ rumput kering di dekat kotak tersebut untuk memancing kelinci kesana.

  • Mencari tempat khusus

Letakkan kotak tersebut di satu tempat khusus, dan jangan dipindah-pindah. Kelinci biasanya suka pipis di dekat pojokan ruangan. Letakkan di pojokan ruangan, sehingga nantinya kelinci akan mengetahui tempat dimana dia harus buang air besar/ kecil.

  • Letakkan bekas kotoran kelinci

Tentunya kelinci anda tidak akan semerta-merta langsung dapat buang air kecil maupun besar di tempat yang telah disediakan, ketika dia buang air besar sembarangan, sekop kotorannya dan letakkan di kotak yang telah disediakan. Begitu pula jika dia buang air kecil, bisa dilap dengan tissue kemudian letakkan ke dalam kotak. Hal tersebut bertujuan agar kelinci dapat mencium bau kotorannya sendiri dan mengetahui letak dan lokasi nya untuk buang kotoran.

Kebersihan adalah salah satu yang perlu sangat diperhatikan ketika kita memelihara kelinci hias. Karena kelinci rawan mati jika lingkungan tempat tinggalnya tidak bersih. Berikut beberpa hal yang perlu diperhatikan agar kandang kelinci tetap sehat bagi Kelinci kesayangan anda:

  1. Kebersihan Kandang, Kandang kelinci harus sering dibersihkan dari sisa makanan dan juga kotoran. Hal ini akan berpengaruh terhadap perkembangan penyakit, kelinci akan mudah mengalami rontok bulu dan gatal . Pembersihan sebaiknya dilakukan secara teratur 2 hari sekali. Pembersihan kandang juga bisa dilakukan dengan mencuci kandang kelinci.

  2. Sinar Matahari, Kandang yang sehat merupakan kandang yang memiliki sanitasi yang baik. Kandang kelinci harus didesain agar sinar matahari mampu masuk ke kandang. Jika kandang kelinci diberi dinding, maka yang perlu diperhatikan adalah peletakan kandang harus menghadap matahari pagi. Jika anda memiliki jenis kelinci hias yang diletakkan di dalam ruangan, maka keluarkan kelinci anda secara berkala agar tetap mendapatkan sinar matahari.

  3. Rasio Luasan Kandang terhadap Jumlah Kelinci, memang tidak ada acuan khusus bagi jumlah kelinci dalam satuan luas, Namun untuk menjaga agar kelinci tidak terlalu sesak dalam kandang maka perlu diperhatikan julah maksimum kelinci yang menghuni kandang dalam satuan luasan tertentu. Bisanya 1 kelinci idealnya menghuni kandang dengan ukuran 50cm x 50cm x 50cm. dengan kata lain jika anda memiliki 2 ekor kelinci maka kandang yang dibuat adalah ukuran 1m x 1m x 1m.