Hati-Hati Salah Membeli Madu Palsu

Dengan semakin tinggi permintaan madu dari waktu-waktu , menjadikan persaingan penjualan madu semakin kian ketat, namun sayangnya banyak pihak-pihak yang memanfaatkannya dengan menjual madu palsu, atau madu sintetis.

Mereka mencampur madu dengan beberapa campuran yang dianggap mampu menyelaraskan madu oplosan dengan madu asli. Hal ini tentunya dapat mengurangi kualitas madu itu sendiri. 

Saat ini banyak madu yang dipasarkan di toko maupun supermarket adalah madu olahan,yang dikemas secara apik dengan label tertentu dan daerah produksi yang dikenal sebagai daerah produksi madu terkenal.sehingga seakan -akan menyakinkan konsumen bahwa madu tersebut adalah madu murni atau tanpa tambahan didalamnya.

Untuk madu asli sendiri juga terdapat beberapa kualitas, mungkin anda Pernah menemukan madu murni yang seperti meledak saat tutup botolnya dibuka? Madu yang meletub itu telah mengalami fermentasi, karena banyak mengandung gas karbindioksida (CO2). madu tersebut bisa saja asli namun memiliki kualitas yang rendah.

“Kadar air yang tinggi bisa membuat madu berfermentasi, sehingga madunya mengandung gas dan seperti meledak saat tutupnya dibuka. Namun madu tersebut tetap aman dikonsumsi,” jelas ahli perlebahan Drs. Mochamad Chandra Widjaja, MM, madu berkualitas baik memiliki kadar air rendah (di bawah 20%), kadar air yang tinggipun membuat khasiat antibakteri pada madu berkualitas buruk jadi kurang unggul.

Madu berkualitas buruk juga ditandai dengan keberadaan lilin (wax) di botol dan bagian tubuh lebah yang tertinggal dalam madu. “Artinya proses penyaringannya kurang bagus,” ujar Chandra.

Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mendeteksi kemurnian dan keaslian madu yaitu sebagai berikut:

  1. Masukkan sampai tiga sendok madu dalam segelas air,kemudian diaduk. . Bila terdapat endapan butiran berwarna hitam, maka madu tersebut palsu. Madu asli akan terlihat endapan berwarna cokelah muda (kekuning-kuningan).
  2. Masukkan empat tetes yadium yincture ke dalam dua puluh lima tetes madu, kemudian aduk samapai rata. Bila warnanya berubah menjadi hitam dipastikan madu tersebut palsu yang telah atau terbuat dari gula. Yang asli warna madu tetap sama seperti semula dan menjadi gelap kemerah-merahan.
  3. Panaskan setengah sendok makan madu di atas lilin, bila madu asli setelah mendidih ia akan berbuih banyak dan akan tumpah. Madu palsu berbuihnya kecil-kecil dan tidak tumpah.

Agar kita tidak terjerumus atau salah membeli madu yang mempunyai manfaat tinggi maka anda dapat membeli langsung kepada petani madu murni. Disini biasanya anda dapat melihat sendiri cara membududayakan tawon sampai cara memproduksi sampai cara packing atau memasukkan madu murni kedalam wadah.

Cara tersebut dianggap cara yang paling aman agar kita tidak salah membeli madu murni. Selain keaslian madu terjamin anda juga akan mendapatkan madu murah jika langsung membeli dari petani madu. 

Apabila anda tidak sempat atau sulit menemukan petani madu di daerah anda, maka silahkan mencoba 3 cara diatas untuk menguji keaslian madu.