Tipe Sakit Kepala Yang Perlu Kamu Tahu dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala dapat datang kapan saja, banyak faktor yang menyebabkan timbulnya rasa sakit  yang muncul di sekitar kepala ini. Bisa karena Anemia, bisa juga karena banyak masalah atau ga punya duit hehehe… becanda. Namun umumnya sakit kepala yang terjadi bukan dikarenakan adanya penyakit yang serius dan bisa diatasi dengan mudah, seperti dengan meminum obat sakit kepala, minum air putih yang cukup, dan istirahat yang cukup. 

Namun anda juga perlu mengenali jenis sakit kepala yang memerlukan penanganan lebih lanjut karena ada jenis sakit kepala yang bahkan dapat membahayakan nyawa. Biasanya sakit kepala yang berbahaya di ikuti dengan gejala-gejala lain seperti pingsan, jika hal tersebut terjadi sebaiknya segera konsultasikan ke dokter agar diketahui dengan jelas penyebabnya dan mendapatkan penangan labih lanjut.

Berikut ini beberapa Tipe Sakit kepala yang banyak dialami orang secara umum

  1. Sakit kepala tegang
  2. Migrain (Sakit Kepala Sebelah)
  3. Sakit kepala cluster

Sakit kepala yang umum seperti itu dapat diatasi dengan mudah, cukup dengan istirahat dan minum obat pereda sakit kepala yang banyak beredar dipasaran. Bisa juga dikombinasi dengan pemijatan untuk mengurangi rasa nyeri.

Selain sakit kepala yang umum terjadi atau istilahnya sakit kepala primer, ada juga sakit kepala sekunder dimana penyebabnya bisa jadi ada penyakit lain yang lebih berbahaya atau karena faktor kecelakaan seperti berikut ini

  1. Sakit kepala yang disebabkan oleh kondisi infeksi seperti meningitis. Infeksi juga dapat berasal dari bagian tubuh lain selain kepala, seperti yang terjadi pada kasus sinusitis, flu, infeksi telinga, serta infeksi pada gigi.
  2. Trauma. Misalnya akibat terbentur atau setelah mengalami kecelakaan.
  3. Adanya perdarahan atau sumbatan pembuluh darah di dalam otak.
  4. Kanker otak.
  5. Pengar (hangover).
  6. Sakit kepala rebound. Sakit kepala ini disebabkan karena terlalu banyak mengonsumsi obat pereda sakit

Cara Mengobati Sakit Kepala Sekunder

Untuk jenis sakit kepala sekunder ini memang agak sulit membedakannya dengan sakit kepala primer, namun biasanya rasa nyeri yang dirasakan bisa bertahan hingga berhari-hari dan dalam jangka waktu tertentu akan di ikuti dengan gejala-gejala lainnya seperti 

  • Kesulitan berbicara
  • Gangguan pada penglihatan
  • Salah satu sisi tubuh menjadi lemah atau lumpuh
  • Leher kaku
  • Hilang kesadaran
  • Demam tinggi
  • Sulit berjalan

Jika anda atau ada keluarga anda yang memiliki gejala tersebut segeralah ke Rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sehingga dokter dapat menentukan diagnosa penyakit apa yang sebernanya terjadi dan mengambil langkah penanganan yang tepat.

Gejala Sakit Kepala Primer

Sakit kepala primer merupakan sakit kepala yang disebabkan oleh gangguan pada struktur di kepala yang sensitif terhadap rasa sakit dan bukan merupakan gejala akibat penyakit lain.

Banyak  faktor yang dapat menyebabkan timbulnya sakit kepala primer, di antaranya adalah gangguan pada otot leher dan orang sering menyebutnya dengan salah tidur sehingga leher menjadi sakit dan menjalar hingga ke kepala. Selain itu bisa juga disebabkan oleh aktivitas kimia didalam otak dan pembuluh darah atau saraf.

Ada beberapa orang dimana sakit kepala primer adalah akibat dari faktor turunan di dalam keluarganya. Berikut ini adalah beberapa tipe sakit kepala primer yang paling sering terjadi.

1. Sakit kepala tegang.

Sakit kepala Ini adalah tipe yang paling sering dialami orang dewasa pada umunya. Biasanya orang yang mengalami sakit kepala tegang ini akan merasakan nyeri yang bisa juga menjalar ke bagian leher hingga bahu dan dibagian kepala terasa seperti ditekan dan berdenyut atau istilahnya senut-senut. Beberapa hal yang dapat memicu terjadinya sakit kepala tegang adalah kurang tidur, depresi, stres kan, dan terlalu banyak mengonsumsi minuman alkohol.

2. Sakit kepala Sebelah

Migrain atau sakit kepala sebelah lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan sakit kepala tegang. Orang yang mengalami migrain akan merasakan rasa nyeri pada salah satu sisi kepala. Sakit kepala sebelah ini bisa terus berulang dan menggangu aktifitas keseharian dan biasanya juga dapat menimbulkan mual dan muntah. Cara mengobati sakit kepala sebelah bisa dengan mengkonsumsi obat yang dijual bebas, namun jika migrain terus berlanjut segera pergi kedokter akan dapat ditangani lebih lanjut.

3. Sakit kepala cluster

Biasanya seseorang akan mengalami serangan sakit kepala ini setidaknya satu bulan atau dua bulan dalam setahun. Penderita sakit kepala cluster biasanya merasakan sakit yang luar biasa di sekitar mata biasanya di areat T yaitu bagian tengah alis dan sambungan hidung. Gejala sakit kepala cluster tidak bisa diredakan hanya dengan mengkonsumsi obat-obat bebas,  sehingga jika anda mersakan gejala ini segeralah berkonsultasi dengan dokter agar dokter dapat memberikan obat yang spesifik untuk menghilangkan rasa sakitnya.